Kamis, 28 Mei 2015

Tuhan Yang Maha Kaya, besarkanlah rezeki ayahku, sebesar ikan yang ada dalam kh...

Tuhan Yang Maha Kaya,
besarkanlah rezeki ayahku,
sebesar ikan yang ada dalam khayalanku,
agar dia bisa menyejahterakan Ibu dan semua saudaraku,
agar kami sehat, bahagia, berpendidikan tinggi,
dan bermasa-depan indah.

Aamiin

----------------

Mario Teguh - Loving you all as always




from Mario Teguh's Facebook Wall http://ift.tt/1LLExRj

Foto: Selfie sebelum turun dan jalan-jalan di kota Stockholm, Swedia - kemarin....

Foto: Selfie sebelum turun dan jalan-jalan di kota Stockholm, Swedia - kemarin.

Memang Selfie terbaik adalah saat udara dingin, sehingga ada alasan untuk dekat-dekat.

Mungkin wanita senang mendengar cerita ini:

Ibu Linna (Instagram @LinnaTeguh) adalah pemilik (resmi) dari semua harta keluarga saya.

Saya tidak punya rekening bank, credit card saya adalah suplemen dari credit card Ibu Linna – yang tidak saya pegang, saya tidak punya dompet, di tubuh saya tidak ada menempel atau terselip uang sama sekali, semua harta yang ada sertifikatnya atas nama dia, saya tidak tahu berapa pendapatan saya, dan tidak tahu ada berapa simpanan Ibu Linna.

Saya ini tidak punya apa-apa, kecuali sedikit poni ini (sambil ditiup-tiup).

Bagaimana itu semua bisa terjadi?

Hmm … mungkin saya dipelet. Meskipun saya heran, karena konon katanya menurut orang pintar – saya ini tidak mempan pelet (sambil kibas rambut).

Tapi dua alasannya jelas sekali:

Satu, saya sangat mempercayai Ibu Linna.
Dua, Ibu Linna pantas untuk dipercayai.

Kalau soal saya tidak pegang uang, tidak menjadi masalah, karena kami tidak pernah terpisah. Selama lebih dari 20 tahun kami menikah, tidak satu hari pun kami terpisah.

Jadi, uang selalu ada di dekat saya. Yang menjadi masalah adalah mendapatkannya dari Ibu Linna.

Heran, itu uang-uang saya, tapi saya harus menemukan akal untuk mendapatkan persetujuan untuk membeli yang saya inginkan.

Dia bilang saya ini boros, lapar mata, kalau sudah maunya – harus beli, kamera-terus-kamera-terus.

Dia bilang; kalau gak aku larang beli kamera, uang kita ini habis, terus kita hidup di pinggir jalan, mau?

Terus saya jawab; iya, tinggal di pinggir jalan, tapi kameranya bagus-bagus.

Wuowww !!! … dia semakin ngomel mendengar diplomasi saya, dan saya ketiwi-ketiwi geli di dalam hati, sambil mensyukuri wajahnya yang cantik itu – yang melotot-lotot karena keusilan saya.

Hmm … tanpa Ibu Linna, hidup saya tidak mungkin seindah ini.

Terima kasih Tuhan.

Mudah-mudahan Anda dan dia yang Anda cintai saling mensyukuri.

Aamiin

Anda suka cerita seperti ini? Kalau ya, nanti kita sambung lagi.

Love you! ☺ ☺ ☺




from Mario Teguh's Facebook Wall http://ift.tt/1LL5Tae

Rabu, 27 Mei 2015

Kegagalan dalam satu hal adalah tanda bahwa ada keberhasilan dalam hal berikutny...

Kegagalan dalam satu hal adalah tanda bahwa ada keberhasilan dalam hal berikutnya.

Jangan menyerah. Coba terus.

------------------

Pak Mario lebih banyak berhasil atau gagal?

Saya sangat lebih banyak gagal, daripada berhasil.

Kita disebut sukses, bukan karena tidak pernah gagal.

Kita sampai pada sukses, karena meskipun gagal, kita tetap mencoba lagi, dengan cara yang lebih baik, atau pada bidang yang lebih sesuai.

Justru, kita harus bersyukur jika kita digagalkan dalam banyak hal, karena itu adalah untuk memberhasilkan kita dalam hal yang lebih penting.

Contohnya, untung saja saya dulu gagal menjadi penari perut (sambil melintir poni). Kalau ya, mana ada Golden Ways?

Dan kalau saya sukses sebagai penari perut, berapa sih paling banyak penontonnya? (sambil kibas rambut).

Syukurilah kehidupan Anda, apa pun bentuknya saat ini, lalu tumbuhlah dari situ secara perlahan – kalau bisa cepat, bagus – untuk menjadi pribadi yang matang dan damai dalam kehidupan yang sejahtera.

Jagalah doa Anda bergetar terus di dada, bekerjalah dalam kesungguhan, kejujuran, dan kesabaran.

Anda berhak untuk sejahtera dan berbahagia.

Sabarlah, Anda akan sampai.

Love you! ☺ ☺ ☺

Mario Teguh




from Mario Teguh's Facebook Wall http://ift.tt/1LKvSi2

Tuhan, pagi ini aku mohon Engkau membarukan rezekiku, melapangkan nafas kehidu...

Tuhan,
pagi ini aku mohon Engkau membarukan rezekiku,
melapangkan nafas kehidupanku, dan menyegarkan keceriaan hatiku.

Aku sungguh berharap,
agar Engkau menjadikanku pribadi yang gagah menghadapi kesulitan, dan rendah hati dalam sebaik-baiknya rezeki.

Aamiin

---------------

Mario Teguh - Loving you all as always

from Mario Teguh's Facebook Wall http://ift.tt/1ewZPI7

Hmm ... kalau dia merasa paling benar, mengapa hidupnya belum baik? Dan kalau...

Hmm ... kalau dia merasa paling benar, mengapa hidupnya belum baik?

Dan kalau dia suka merendahkan cara hidup orang lain, mengapa hidupnya masih perlu banyak pertolongan?

Hanya merasa paling benar tidak otomatis memperbaiki kehidupan.

Mario Teguh




from Mario Teguh's Facebook Wall http://ift.tt/1J5cM75